30.3 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Program JKN Bantu Nek Uwo Jalani Terapi Saraf Terjepit

LANGSA | ACEH INFO– Warsini (68) atau yang sering disapa Nek Uwo dapat merasakan manfaat dari 0rogram Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dimasa tuanya.

Dimana, selama ini penyakit Herniasi Nucleus Pulposus (HNP) atau saraf terjepit, yang membuatnya rasa nyeri bisa diterapi berkat adanya program JKN.

Nek Uwo merupakan peserta JKN yang terdaftar pada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibayarkan oleh Pemerintah Aceh. Pada tahun 2022 Uwo secara tiba-tiba tidak bisa berjalan, sehingga pihak keluarga harus membawa dirinya ke fasilitas kesehatan terdekat.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, karena terjepitnya saraf pada pinggang atau punggung bawah dirinya di diagnosa menderita penyakit HNP, sehingga Nek Uwo harus menjalani perawatan fisioterapi untuk mengatasi penyakit yang ia derita.

“Alhamdulillah saya terdaftar sebagai peserta JKN, walaupun iurannya dibayarkan oleh pemerintah, tetapi tidak mengurangi manfaat yang saya rasakan. Saya sangat bersyukur memiliki program JKN yang selalu menolong saya ketika sakit diusia tua ini,” sebut Nek Uwo, Selasa, 28 Maret 2023.

Ia menceritakan, dirinya menghabiskan hari-hari tua dengan mengerjakan pekerjaan rumah. Pada Oktober lalu, mendadak saya tidak bisa berjalan. Jika dipaksakan untuk berdiri maka merasakan nyeri yang sangat sakit, kaki seperti mati rasa.

“Saat itu adik saya, langsung membawa ke klinik, kemudian saya dirujuk ke poli saraf di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Langsa. Setelah melakukan pemeriksaan, pada akhirnya saya dianjurkan untuk melakukan fisioterapi demi memperkuat otot agar mengurangi tekanan pada saraf,” terang Nek Uwo.

Kemudian, selama lima bulan menjalani fisioterapi, berkonsultasi dengan dokter saraf dan mendapat obat-obatan, ia tidak khawatir mengenai masalah biaya, sebab tahu bahwa seluruh biaya pengobatannya ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan selaku pengelola program JKN.

“Saya semakin bersemangat untuk rutin kontrol dan minum obat teratur karena sudah difasilitasi oleh program JKN. Sekarang rasa sakit pada kaki saya sudah berangsur membaik dan saya bisa melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa lagi,” tutur Uwo.

Ia juga mengaku, selama memanfaatkan program JKN, dirinya tidak merasa di diskriminasi dan merasa puas dengan layanan di fasilitas kesehatan, menurutnya dokter telah memberikan saran yang tepat.

“Saya juga tidak pernah merasa dibedakan di rumah sakit, begitu banyak manfaat yang sudah saya rasakan dengan menjadi peserta JKN ini. Sebulan yang lalu saya kembali menggunakan program JKN ini untuk dirawat inap karena sakit lambung. Selama enam hari dirawat tanpa mengeluarkan uang sepersenpun. Jadi secara keseluruhan saya merasakan manfaat dari program ini,” tambah Nek Uwo.

Dirinya berharap semoga program JKN dapat terus berlanjutan untuk diwariskan kepada generasi-generasi selanjutnya agar dapat telindungi kesehatannya. Sejak adanya jaminan kesehatan yang diberikan oleh pemerintah, akses layanan kesehatan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Tidak selamanya kita sehat terus, pasti akan ada merakan sakit, dengan adanya program seperti ini setidaknya bisa menepis rasa khawatir. Apapun masalah kesehatan yang kita dapatkan asalkan sesuai dengan indikasi medis dan mengikuti alur pelayanan pasti akan dijamin oleh BPJS Kesehatan. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah mendaftarkan saya sehingga berobat tidak susah pikir biaya lagi karena sudah jadi peserta JKN,” pungkasnya.[]

 

 

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS