26.9 C
Banda Aceh
spot_img
spot_img

TERKINI

POPULER

Transplantasi Ginjal Ditanggung Program JKN, Seorang Warga Aceh Timur Ucapkan Terima Kasih

LANGSA | ACEH INFO – Pemerintah telah mengupayakan perlindungan sosial untuk menjamin kesehatan rakyat Indonesia secara komprehensif, murah, terjangkau, dan bermutu, melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan sudah terbukti memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Tidak hanya memberikan kepastian jaminan, BPJS Kesehatan senantiasa berupaya terus meningkatkan kepuasan peserta JKN sebagai salah satu kinerja yang harus terus ditingkatkan.

Hal itu dirasakan oleh peserta JKN Indra Kesuma (45), warga Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur yang juga berprofesi sebagai bidan.

Indra menceritakan pengalaman yang tidak bisa dirinya lupakan saat berjuang untuk sembuh dari penyakit gagal ginjal yang dideritanyam

Kata Indra, ia terkena gagal ginjal secara mendadak, mungkin akibat sering begadang akan tetapi kurang meminum air putih. Ketika divonis menderita gagal ginjal oleh dokter maka harus melakukan cuci darah seminggu dua kali, alhamdulillah dengan bantuan program JKN ini biasa terbantu

Ia mengungkapkan, tidak bisa membayangkan jika tidak ada program JKN, karena biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan cuci darah.

“Saya mendapat informasi tanpa menggunakan program JKN, pasien umum bisa menghabiskan uang sampai dengan Rp 1.500.000 untuk satu kali cuci darah,” ujarnya.

Kemudian, dua tahun proses melakukan cuci darah dirinya mendengar ada proses transplantasi ginjal. Untuk tahap awal terlebih dahulu dites cocok atau tidak ginjal yang akan ditransplantasi dengan receiver atau penerima.

“Saya sempat dua kali melakukan tes ini dan tes yang kedua barulah cocok,” ujarnya.

Dalam proses itu, dirinya sempat mengecek diiternet, biaya transplantasi jika menjadi pasien umum bisa mencapai miliaran rupiah. Bukan hanya proses transplantasi bahkan obat yang harus dikonsumsi seumur hidup, yang nilainya mencapai jutaan pun dijamin oleh program JKN.

“BPJS Kesehatan benar-benar luar biasa membantu segala kebutuhan peserta sepertinya,” jelas Indra.

Indra merasa ini mukjizat dan kuasa dari Allah SWT, namun tidak dipungkiri kehadiran program JKN juga merupakan perpanjangan tangan Yang Maha Kuasa.

Ia menambahkan bahawa dirinya sudah 13 kali melakukan pengecekan kecocokan obat dengan tubuhnya secara gratis. Pada saat itu berpikir bahwa tes laboratorium tersebut akan menggunakan uang saku sendiri karena laboratorium tersebut diluar dari fasilitas rumah sakit.

Namun, alangkah terkejutnya ketika dokter mengatakan bahwa ini dijamin oleh BPJS Kesehatan. Kalau bayar umum sekitar Rp 1.500.000, sungguh luas cakupan pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.

Dalam perjalananya, kondisinya semakin membaik dan dirinya tidak perlu melakukan cuci darah lagi. Ia juga tidak lupa untuk selalu memberikan edukasi kepada masyakat agar selalu memastikan status kepesertaannya pada Plprogram JKN tetap aktif. Besar harapannya agar program andalan ini bisa berlanjut dan semakin berkembang.

“Tidak ada asuransi kesehatan sehebat BPJS Kesehatan. Program JKN bisa menanggung semua kebutuhan pesertanya berdasarkan penanganan medis. Mudah-mudahan BPJS Kesehatan terus berlanjut dan semakin bagus kedepannya,” tutup Indra.[]

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERKINI