27.2 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Politisi Bakar Al Quran, Swedia Rusuh

STOCKHOLM|ACEHINFO-Umat muslim di Swedia mendapat ujian besar di bulan Ramadan, setelah seorang politisi bersama kelompok anti-muslim garis keras di negara itu melakukan provokasi dengan membakar kitab suci Al Quran. Aksi itu memicu protes dari masyarakat muslim di negara itu, hingga berujung pada kerusuhan.

Rasmus Paludan dan partainya Stram Kurs membakar kitab suci umat Muslim tersebut di area terbuka di kota Linkoping, pantai timur Swedia pada Kamis kemarin. Kota itu dihuni mayoritas warga muslim.

Aksi Rasmus dan kelompoknya itu memicu protes dari masyarakat muslim. Mereka menggelar unjukrasa yang berujung bentrokan dengan petugas kepolisian Swedia, Sabtu (16/4).

Kantor Berita Prancis, AFP melaporkan, puluhan orang bertopeng menyerang mobil polisi dan membakar beberapa mobil yang terparkir di jalan-jalan kota. Sejumlah anggota kepolisian pun dilarikan ke rumah sakit imbas kerusuhan. Imbas kerusuhan ini, sembilan pasukan keamanan mengalami luka-luka.

Tidak hanya di kota Linkoping, aksi protes terhadap pembakaran Al Quran oleh Rasmus Paludan dan kelompoknya itu juga memicu protes warga di sejumlah kota di Swedia.

Pada November 2020 lalu, Rasmus Paludan juga pernah melakukan aksi serupa dengan membakar Alquran di Brussel.Dia ditangkap di Prancis dan dideportasi ke Swedia.

Politisi Swedia kelahiran Turki, Mikael Yuksel, menyebut Paludan dengan sengaja memilih wilayah yang banyak penduduknya menganut agama Islam dan dekat masjid untuk melancarkan provokasi. Dia meminta polisi Swedia tegas menangkap Paludan yang tampak dengan sengaja memancing perpecahan umat beragama di negara itu.

“Di Swedia, negara yang tegas membela hak-hak asasi manusia serta kebebasan beragama, Al-Quran dibakar di wilayah Muslim di bawah perlindungan polisi,” katanya.[]

 

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS