24 C
Aceh

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Sempat Vakum, Internasional Food Festival USK Kembali Digelar

BANDA ACEH | ACEH INFO – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar Internasional Food Festival (IFF) yang bertema The Journey of Taste Perfection pada 17-20 November 2022. Kegiatan yang berada di bawah koordinasi Office of International Affairs (OIA) ini resmi dibuka pada Kamis, 17 November 2022.

Pembukaan IFF kali ini ditandai dengan pemukulan rebana secara simbolis oleh Wakil Rektor bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si.

Turut menabuh rebana Kepala OIA, Dr. Muzailin Affan, M.Sc., Ketua Panitia IFF, Afdhalul Rizki Muhammad, Pimpinan Dharma Wanita USK, dosen-dosen, perwakilan mahasiswa asing dan sejumlah jajaran lainnya serta disaksikan oleh seluruh komiti dan pengunjung yang hadir.

Prof Agussabti dalam pidato pembukaan bersyukur bahwa acara tahunan internasional ini dapat digelar kembali.

“Saya merasa bangga OIA dapat terus melaksanakan event yang seperti ini untuk memajukan internationalisasi USK, apalagi setelah dua tahun ditiadakan karena pandemi. Sekarang alhamdulillah International Food Festival ke-5 ini dapat digelar kembali sebagai acara tahunan dengan penuh semangat,” ucap Agussabti dalam sambutannya.

Acara IFF ini merupakan acara tahunan OIA yang masuk dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis USK, dimana acara IFF ini akan menampilkan budaya yang bervariasi untuk mempromosikan budaya lokal dan asing, serta mendukung UMKM.

Dalam pidatonya, Dr. Muzailian Affan mengatakan acara IFF ke-5 ini mengundang dan menampilkan ragam kuliner yang beragam dari beberapa negara seperti Korea, Malaysia, Thailand, Turki, Turkmenistan, Australia, Senegal, Gambia, Amerika Serikat, Filipina, Nigeria, Kirgistan serta termasuk juga Indonesia khususnya Aceh melalui UMKM lokal.

Sementara Afdhalul Rizki Muhammad, selaku ketua panitia, dalam pidatonya menyampaikan kegiatan IFF ini berkolaborasi dengan 50 stan makanan, yang terdiri dari 31 stan makanan lokal yaitu UMKM, dan 14 stan mahasiswa asing yang dipresentasikan langsung oleh mahasiswa-mahasiswa asing yang kuliah di USK.

Selain menampilkan budaya kuliner, kegiatan IFF juga dimeriahkan dengan berbagai jenis kegiatan seperti open performance, workshop, stand up comedy, easy talks, cooking cemo makanan asing, berbagai games, lomba rangking 2, penampilan-penampilan budaya, dan pawai mahasiswa asing.

Selama perayaan acara IFF, pengunjung dari berbagai kalangan sangat antusias untuk menghadiri festival makanan internasional dan nasional ini. Pengunjung-pengunjung dengan rasa ingin tahunya dengan senang mengunjungi stan-stan mahasiswa asing untuk mencicipi dan berinteraksi dengan mahasiswa asing dari berbagai negara.

Menurutnya mahasiswa asing pun merasa sangat senang karena diberikan kesempatan untuk mempresentasikan budaya mereka. Melalui IFF ini mereka bisa memperkenalkan cita rasa makanan khas serta bisa berkomunikasi, dan menambah serta memperkuat silaturahmi dengan mahasiswa lokal dan masyarakat Aceh.

Afdhal turut mengapreasiasi semua pihak yang telah mendukung acara IFF, dan ia berharap acara ini dapat memberikan manfaat di bidang edukasi budaya dan jalinan kerjasama.

“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini dari berbagai segi. Dengan adanya acara ini saya berharap IFF bisa sukses mempromosikan dan membuka pertukaran budaya dan bahasa antar mahasiswa lokal, internasional, serta warga Aceh sehingga bisa menjalin silaturahmi dengan baik,” kata Afdhal.

Kegembiraan tersebut turut diungkapkan Jack, salah satu mahasiswa dari Amerika.

“Event ini sangat menarik, sangat menyenangkan bertemu dengan mahasiswa internasional lainnya. Sangat menarik melihat penampilan mereka dan betapa antusiasnya saya terhadap mereka. Senang dan saya tertarik untuk melihat acara ini tahun depan kembali. Jika ada kemungkinan  saya berharap acara ini dilaksanakan lebih lama lagi,” kata Jack seperti rilis yang diterima acehinfo.id, Senin, 21 November 2022.

Hal senada disampaikan Nik Haris, seorang mahasiswa internasional asal Thailand. Dia mengaku sangat senang dan antusias mengikuti event tersebut. Apalagi mereka dapat berkomunikasi, bersilaturahmi serta berinteraksi dengan orang Aceh secara langsung.[]

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah