27.4 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Sie Reuboh Kuliner Legendaris Berbuka Puasa

Pada awal-awal bulan Ramadan kuliner di rumah-rumah orang Aceh didominasi oleh daging, umumya daging sapid an kerbau, salah satunya sie reboh. Hal itu tidak terlepas dari tradisi meugang tiga hari sebelum Ramadan yang setiap keluarga akan membeli daging untuk kebutuha menyambut puasa.

Daging meugang itu kemudian diolah dengan berbagai cara, agar tahan lama, dibuatlah sie reuboh, atau daging rebus dengan cuka merupakan kuliner khas Aceh Rayeuk (Aceh Besar). Kuliner ini menjadi makanan tradisi di setiap momen-momen tertentu, seperti pada hari meugang, puasa dan perayaan kenduri atau walimah, serta momentum-momentum lainnya.

Sie reuboh bahan utamanya merupakan daging sapi yang ada lemaknya, karena dimasak atau direbus dengan cuka dan bumbu-bumbu khusus lainnya, maka sie reuboh yang memiliki cita rasa asam dan gurih ini bisa tahan sampai berbulan-bulan, sehingga cocok untuk penganan di segala suasana. Malah dalam suasana perang gerilya sekalipun sie reuboh menjadi makanan para pejuang.

Bahan-bahan untuk membuat sie reuboh ini, bahan utamanya adalah satu kilogram daging sapi, yang sepertiganya merupakan daging berlemak, dengan perbandingan tiga banding satu, bisa juga lebih sedikit atau lebih banyak lemaknya, tergantung selera masing-masing. Daging dan lemaknya juga dipotong sesuai selera. Tapi lebih baik agak tipis atau sedang agar mudah empuk.

Bumbu yang diperlukan untuk memasak sie reuboh terdiri dari: lengkuas, kunyit, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, cabai kering (campli kleng), garam, serta cuka. Semua bahan untuk bumbu ini dihaluskan.

Daging dan lemaknya yang sudah dipotong kemudian dibersihkan, lalu dimasukkan ke dalam kuali dari tanah (beulangong tanoh) dan dicampur dengan bumbu yang sudah dihaluskan tadi, aduk sampai rata, lalu tambahkan cuka.

Setelah daging dan lemaknya tercampur dengan bumbu, tambah air dan masaknya di dapur. Saat memasak harus sering diaduk, dan ini butuh waktu agak lama sampai minyak dari lemak dan daging itu keluar. Selanjutnya, ketika kuahnya sudah agak kering, tambahkan lagi sedikir air, masak lagi sampai daginnya benar-benar empuk.

Ketika daging sudah empuk, rasa kadar asam dan pedas kuahnya. Ketika sudah cocok dan sesuai dengan, maka kuah sie reuboh siap dihidangkan di meja makan untuk disantap bersama. Selain itu sie reuboh ini enak dimakan dengan nasi yang masih hangat.[]

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS