27.4 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

Beragam Versi Alasan Pembelotan Teuku Umar

Pemerintah Kolonial Belanda di Aceh mengungkapkan sejumlah alasan mengapa Teuku Umar  yang sudah berdamai dengan Belanda kemudian balik beperang melawan Belanda melalui politik Tipu Aceh.

Teuku Umar menjalankan taktik perang yang tidak lazim, membelot dari pejuang Aceh, berdamai dengan Belanda bersama pasukannya. Semua orang Aceh murka padanya. Namun, setelah mempelajari gaya dan takti perang militer Belanda, serta memperoleh dana, senjata dan mesiu untuk pasukannya, Teuku Umar balik gagang. Ia kembali keperjuangan semula, melawan Belanda dengan senjata Belanda sendiri.

Hingga kini sebab musabab Teuku Umar menjalankan taktik “Tipu Aceh” itu masih menjadi tanda tanya di kalangan Belanda dan masyarakat Aceh sendiri. Karena dalam barisan perjuang Aceh, Teuku Umar merupakan orang yang sungguh sangat tidak mudah dimengerti.

Baca Juga: Kisah Belanda Membuat Sayembara Kepala Teuku Umar

Guru besar ilmu sejarah Universitas Gajah Mada (UGM) Prof Teuku Ibrahim Alfian dalam buku, Wajah Aceh Dalam Lintasan Sejarah, 1999, Banda Aceh, Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh (PDIA), menjelaskan, ada beberapa sebab Teuku Umar membelot dari Belanda, salah satunya adalah sikap istrinya sendiri, Cut Nyak Dhien yang sangat membenci dan dengan penuh semangat terus berjuang memerangi Belanda.

Alasan lainnya diungkapkan MH Du Croo dalam buku, Marechaussee en Atjeh. Herinneringen en Ervaringen van den Eersten Luitenan en Kapitein van het Marechaussee van Aceh en Onderhoorigheden HJ Schmidt, van 1902 tot 1918, 1943, Maastricht. Ia menjelaskan, berdasarkan pengumuman resmi pihak Belanda, Teuku Umar membelot karena menolak untuk turut bersama pasukan Belanda memerangi Lamkrak yang direncanakan akan dilakukan pada 30 Maret 1896, sehari setelah Teuku Umar membelot bersama pasukannya.

Alasan lainnya diungkapkan oleh PHR Beuming dalam buku Schetsen uit den Strijd op Groot-Aceh, 1922, bahwa Teuku Umar takut menyerang Lamkrak bersama Belanda karena akan dihadang oleh perlawanan hebat dari barisan pejuang Aceh yang didukung oleh para ulama.

Baca Juga: Nisero Quaestie Kisah Raja Teunom Membuat Panik Belanda

Sementara itu Tjoetje dalam buku Perkuburan Belanda Peutjuet Membuka Tabir Sedjarah Kepahlawanan Rakyat Atjeh, Banda Aceh, Agustus 1972, Jajasan Kesedjahteraan Karyawan Deppen Perwakilan Atjeh, mengutip pendapat A Kruisheer mengungkapkan bahwa ada ramalah Teuku Umar akan mati di sana jika ikut menyerang Lamkrak. A Kruisheer juga mengungkapkan, alasan lain Teuku Umar kembali ke barisan pejuang Aceh, selain itu juga karena Teuku Umar dipermalukan oleh KW Gisolf selaku Kontrolir Ulee Lheu dan Jaksa Kepala.

Dalam surat-suratnya tanggal 12 dan 13 April, menurut sumber Belanda, Teuku Umar menyatakan kecewa terhadap bintang jasa yang dijanjikan kepadanya, tapi tidak diberikan. Padahal ia sudah bersedia mengamankan kepentingan Belanda di Aceh dengan imbalan 15.000 florin setiap bulan untuk mendanai pasukannya.

Rakyat Aceh bersuka cita atas kembalinya Teuku Umar dengan persenjataan lengkap yang diperolehnya dari Belanda. Dari semua daerah pejuang Aceh terutama dari Pidie datang menggabungkan diri dalam pasukan Teuku Umar, memperkuat benteng-benteng pertahanan di Aceh Besar.

Baca Juga: Kisah Belanda Membangun Kembali Masjid Raya Baiturrahman

Sementara bagi Belanda ini merupakan pekerjaan besar untuk merebut kembali apa yang sudah dibawa lari Teuku Umar dan pasukannya. Dalam salah satu pertempuran di Aceh Besar, pasukan Teuku Umar berhasil menewaskan 230 tentara Belanda yang mencoba merebut benteng yang dikuasi pejuang Aceh. Belanda kalah dan ditembaki dengan senjatanya sendiri.

Kemudian dalam pertempuran di Aneuk Galong, Aceh Besar pada 28 Juni 1896 sebagian besar pasukan Belanda juga tewas. Dalam serangan tiba-tiba pasukan marsose itu dari pihak pejuang Aceh 110 orang juga gugur dalam perang besar tersebut. Dua diantaranya adalah Teuku Cut Uleebalang Aree dan Tengku M Amin putra Teungku Chik Di Tiro.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI